<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>A Cup of  Black Coffee</title>
	<atom:link href="http://kwirawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kwirawan.wordpress.com</link>
	<description>A small place to my life &#38; my thoughts</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Dec 2011 23:40:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kwirawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/e0cdcda1270a3eb027ff74542096f76f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>A Cup of  Black Coffee</title>
		<link>http://kwirawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kwirawan.wordpress.com/osd.xml" title="A Cup of  Black Coffee" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kwirawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>The Paradox of Choice</title>
		<link>http://kwirawan.wordpress.com/2011/11/22/the-paradox-of-choice/</link>
		<comments>http://kwirawan.wordpress.com/2011/11/22/the-paradox-of-choice/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2011 17:26:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Komang Suta Wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zen of Life]]></category>
		<category><![CDATA[choice]]></category>
		<category><![CDATA[memilih]]></category>
		<category><![CDATA[paradox]]></category>
		<category><![CDATA[paradox of choice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kwirawan.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[“Should I kill myself, or have a cup of coffee?” Sebuah kalimat dari Albert Camus, seorang filsuf dari Perancis, tersebut dikutip dalam buku Barry Schwartz, The Paradox of Choice, sebagai ungkapan yang mewakili bahwa segala sesuatu dalam hidup ini adalah sebuah pilihan. Tak bisa dipungkiri, setiap hari kita dihadapkan pada berbagai pilihan mulai dari memilih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=57&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/11/coffee.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-77" title="coffee" src="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/11/coffee.jpg?w=300&#038;h=212" alt="" width="300" height="212" /></a></p>
<p>“Should I kill myself, or have a cup of coffee?”<br />
Sebuah kalimat dari Albert Camus, seorang filsuf dari Perancis, tersebut dikutip dalam buku Barry Schwartz, The Paradox of Choice, sebagai ungkapan yang mewakili bahwa segala sesuatu dalam hidup ini adalah sebuah pilihan. Tak bisa dipungkiri, setiap hari kita dihadapkan pada berbagai pilihan mulai dari memilih baju untuk dipakai ke tempat kerja, memilih makanan yang tercantum di menu restaurant, memilih peralatan elektronik dan berbagai pilihan lain yang kita lakukan dalam keseharian.Memilih memang sebuah perkara yang rumit dan menjadi semakin rumit dengan hadirnya semakin banyak pilihan yang tersaji di hadapan kita saat ini.</p>
<p>Penelitian yang dilakukan oleh Barry Schwartz membawa pada sebuah pemahaman akan paradox dari memilih. Kenyataan bahwa beberapa pilihan itu baik tidaklah serta-merta berarti lebih banyak pilihan itu lebih baik. Kewaspadaan diri sangat diperlukan dalam situasi pilihan yang berlebihan.</p>
<p>“melakukan penyaringan terhadap informasi yang berlebih adalah salah satu fungsi kesadaran manusia, kita tidak akan bisa hidup dengan bahagia jika perhatian kita selalu teralihkan dari segala sesuatu menggoda indera kita ” kata Barry Schwartz.</p>
<p>Pilihan yang berlebihan dapat membuat kita mempertanyakan keputusan bahkan sebelum kita memutuskan, membuat kita memiliki harapan yang tidak realistis dan bisa membuat kita menyalahkan diri sendiri untuk setiap pilihan yang kita buat. Dalam jangka panjang, semua hal ini dapat mengarah pada kecemasan, stres berkepanjangan, dan ketidakmampuan dalam pengambilan keputusan.<br />
Pilihan yang berlebihan memiliki dampak :</p>
<ul>
<li>membuat proses memilih menjadi susah</li>
<li>bisa mengakibatkan untuk tidak memilih sama sekali</li>
<li>mengakibatkan tingkat kepuasan menurun</li>
</ul>
<p>Memilih jika tidak dilakukan dengan baik bisa mengakibatkan efek emosional dan psikologis yang kurang baik.</p>
<p>Untuk bisa melakukan pilihan dengan baik, kita perlu membuat filter-filter diri yang lebih baik dari berbagai pilihan. Filter ini akan terbentuk dengan baik apabila kita memiliki keinginan atau tujuan yang jelas. Selanjutnya filter ini akan menyaring hanya beberapa pilihan terbaik yang mendukung tujuan yang sudah kita tetapkan sebagai dasar kita mengambil keputusan memilih. Yang juga menarik untuk kita cermati adalah situasi psikologis setelah kita melakukan proses memilih, Setelah memilih akan ada konsekuensi dan nilai kenikmatan yang berubah yang harus kita terima tanpa membanding-bandingkan dengan pilihan-pilihan lain yang tidak kita pilih sebelumnya.</p>
<p>Seorang guru pernah berpesan kepada saya bahwa disamping tujuan yang jelas, kemampuan kita untuk memilah antara kebutuhan dan keinginan akan memberikan kemampuan untuk memilih dengan lebih baik. Dalam kondisi tersebut, setiap pilihan yang kita buat akan merupakan pilihan yang kita lakukan secara sadar, tanpa didorong oleh nafsu dan ego. Dalam pilihan yang didasari kesadaran, pilihan akan selaras dengan alam dan kebahagiaan adalah hasil yang pasti.</p>
<p>Memilih sepertinya adalah sebuah keunggulan manusia dari sebatang pohon pinus atau seekor rusa yang hidup di hutan, dan mungkin di situ juga terletak awal kompleksitas dan penderitaan manusia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kwirawan.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kwirawan.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kwirawan.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kwirawan.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kwirawan.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kwirawan.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kwirawan.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kwirawan.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kwirawan.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kwirawan.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kwirawan.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kwirawan.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kwirawan.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kwirawan.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=57&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kwirawan.wordpress.com/2011/11/22/the-paradox-of-choice/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b4a8790169d4b08db38800d15564b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kwirawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/11/coffee.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">coffee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Monoidealism and Mindfulness</title>
		<link>http://kwirawan.wordpress.com/2011/11/06/monoidealism-and-mindfulness/</link>
		<comments>http://kwirawan.wordpress.com/2011/11/06/monoidealism-and-mindfulness/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2011 00:31:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Komang Suta Wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zen of Life]]></category>
		<category><![CDATA[meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[mindfulness]]></category>
		<category><![CDATA[monoidealism]]></category>
		<category><![CDATA[productivity]]></category>
		<category><![CDATA[produktivitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kwirawan.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[If we could see the miracle of a single flower clearly, our whole life would change- Buddha Dalam dunia kerja yang terus berpacu, terdapat kesalahpahaman yang seringkali kita anggap sebagai sebuah kebenaran, misalnya tentang multitasking. Seringkali sebutan pekerja professional diberikan kepada orang yang dianggap bisa mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dalam waktu bersamaan atau yang dikenal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=33&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/10/lotus2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-55" title="Dance of The Flower" src="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/10/lotus2.jpg?w=300&#038;h=207" alt="" width="300" height="207" /></a> <br /></br><br /></br><br /></br></p>
<p><em>If we could see the miracle of a single flower clearly, our whole life would change- Buddha</em></p>
<p>Dalam dunia kerja yang terus berpacu, terdapat kesalahpahaman yang seringkali kita anggap sebagai sebuah kebenaran, misalnya tentang multitasking. Seringkali sebutan pekerja professional diberikan kepada orang yang dianggap bisa mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dalam waktu bersamaan atau yang dikenal dengan multitasking. Orang seperti itu sering terlihat mengerjakan laporan bisnis sambil mendengarkan presentasi dalam sebuah meeting, sambil sesekali membalas email dan interupsi chat dari messenger. Benarkah bahwa orang yang multitasking adalah orang yang lebih produktif ? <br /></br><br />
Studi yang dilakukan di USA menyatakan bahwa jika seseorang mengerjakan beberapa pekerjaan secara simultan dalam periode waktu tertentu, maka fokusnya akan terbagi dan konsentrasinya akan menurun secara drastis dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lainnya yang menyebabkan produktivitas menurun secara keseluruhan. Hal ini disebabkan karena pada dasarnya pikiran kita hanya bisa fokus pada suatu hal pada suatu waktu.</p>
<p></br><br />
&#8220;Prefrontal cortec, daerah penting untuk pengolahan informasi, secara optimal dirancang untuk melakukan satu hal pada suatu waktu,&#8221; jelas Adam Gazzaley, MD, direktur Neuroscience Imaging Center, Universitas California, San Francisco. Jika dipaksakan untuk bekerja secara multitasking maka hasilnya cenderung tidak akan maksimal.<br /></br></p>
<p>Dalam salah satu bab dalam buku The Personal MBA oleh Josh Kauffman dijelaskan tentang istilah Monoidealism. Monoidealism dijelaskan sebagai the state of focusing your energy and attention on only one thing, without conflict. Keadaan paling produktif adalah keadaan pada saat kita fokus, mengarahkan seluruh energi dan perhatian kita pada satu subyek dalam kurun waktu tertentu. Untuk berada dalam kondisi tersebut, Josh Kauffman, memberikan beberapa tips sbb :<br />
1. Mengurangi potensi pengalih perhatian. Untuk mencapai kondisi fokus dibutuhkan waktu sekitar 10 s/d 30 menit, sehingga jika dalam periode tersebut terdapat hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi seperti menerima telepon dari teman, menjawab chat atau browsing internet maka proses fokus akan dimulai lagi dari awal. Untuk itu dalam periode tertentu yang ditetapkan,kita bisa melakukan beberapa hal seperti menunda mengecek email, menunda melakukan browsing internet atau mematikan chat messenger untuk mendapatkan kondisi fokus.<br />
2. Mengurangi konflik dalam diri. Fokus dalam pekerjaan memerlukan ketenangan, jika sebelum memulai kerja kita memiliki konflik dalam diri maka disarankan untuk mengenali dan menyelesaikan konflik tersebut terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaan.<br />
3. Menjaga fokus dengan menentukan batas waktu pengerjaan suatu pekerjaan dan hanya mengerjakan satu pekerjaan tersebut pada periode yang ditetapkan. Untuk itu diperlukan identifikasi pekerjaan dan penentuan prioritas pekerjaan. Dahulukan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang memiliki prioritas tinggi.</p>
<p></br><br />
Dalam kebijaksanaan timur, meditasi digunakan sebagai salah satu cara untuk berada dalam kondisi fokus. Fokus dalam pengertian meditasi memiliki sedikit perbedaan dengan pengertian fokus dalam pengertian umumnya yang diartikan aktivitas otak untuk memikirkan satu obyek tertentu ; dalam meditasi fokus adalah menyadari keberadaan, melewati pikiran. Beberapa teman dalam perjalanan meditasi secara sederhana mengartikan meditasi sebagai hidup dalam kekinian, tidak terganggu oleh aktivitas otak yang selalu meloncat-loncat memikirkan trauma masa lalu atau ketakutan akan masa depan. Seorang guru meditasi, Thich Nhat Hanh, dalam bukunya Mekar Bagai Bunga, Segar Bagai Embun memberikan inspirasi-inspirasi sederhana bagaimana untuk selalu menghadirkan dan menikmati kekinian dalam setiap langkah kehidupan ; saat bangun pagi, saat mandi, saat berpakaian, saat berjalan, saat bekerja hingga saat tidur di malam hari. Latihan-latihan yang diberikan seakan membawa konsep-konsep meditasi ke tataran yang paling sederhana.<br />
<br /></br><br />
“<em>Setiap tindakan yang kita lakukan dengan sadar-penuh dapat membantu kita melepaskan ketegangan pada tubuh dan perasaan, dan membawa penyembuhan, kegembiraan dan kedamaian</em>” jelas Thich Nhat Hanh.</p>
<p></br><br />
Jadi, ketika dunia Barat kembali menengok kembali Monoidealism dalam konteks produktivitas, sebenarnya dunia Timur sudah berada di depan dengan Mindfullness – untuk selalu hadir dalam kekinian, dalam setiap langkah kehidupan.<br />
<br /></br></p>
<p>“<em>berjalan di muka bumi</em><br />
<em> Adalah keajaiban!</em><br />
<em> Setiap langkah sadar-penuh</em><br />
<em> Mengungkapkan dimensi keutamaan</em>” – Thich Nhat hanh</p>
<p></br><br />
<br /></br></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kwirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kwirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kwirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kwirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kwirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kwirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kwirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kwirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kwirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kwirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kwirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kwirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kwirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kwirawan.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=33&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kwirawan.wordpress.com/2011/11/06/monoidealism-and-mindfulness/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b4a8790169d4b08db38800d15564b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kwirawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/10/lotus2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Dance of The Flower</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menulis : Sebuah Counter Awal</title>
		<link>http://kwirawan.wordpress.com/2011/10/30/menulis-sebuah-counter-awal/</link>
		<comments>http://kwirawan.wordpress.com/2011/10/30/menulis-sebuah-counter-awal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2011 16:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Komang Suta Wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[JENDELA DUNIA]]></category>
		<category><![CDATA[10000 jam]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[outlier]]></category>
		<category><![CDATA[writer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kwirawan.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Tanpa saya sadari, angin kehidupan belakangan mengantarkan saya pada tantangan untuk belajar menulis.  Mulai dari inspirasi yang saya dapat dari anak saya yang bisa menuliskan sebuah cerita fiksi karangannya secara lengkap sebelum saya menghabiskan secangkir kopi, lingkungan kerja baru yang merangsang untuk menulis dan melihat beberapa teman yang mengutarakan pendapatnya  yang sangat menginspirasi  lewat tulisan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=37&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanpa saya sadari, angin kehidupan belakangan mengantarkan saya pada tantangan untuk belajar menulis.  Mulai dari inspirasi yang saya dapat dari anak saya yang bisa menuliskan sebuah cerita fiksi karangannya secara lengkap sebelum saya menghabiskan secangkir kopi, lingkungan kerja baru yang merangsang untuk menulis dan melihat beberapa teman yang mengutarakan pendapatnya  yang sangat menginspirasi  lewat tulisan di blognya.  Secara kebetulan juga saya  berkenalan dengan seorang  instruktur pelatihan yang memberikan sharing tentang cara menuliskan kisah perjalanan dan terakhir bertemu dengan seorang travel writer yang sangat menginspirasi  saya untuk melengkapi  travel photography dengan travel writing. Menulis, menulis, menulis seperti itulah pesan yang sepertinya ingin disampaikan alam.</p>
<p>Menulis tentu bukan hal yang baru buat kita semua, karena dari sejak bangku sekolah sampai ke tempat kerja mengharuskan kita untuk memiliki sedikit kemampuan menulis. Tetapi seringkali  kemampuan tersebut tidak berkembang karena beberapa alasan tertentu.</p>
<p>Teringat dulu waktu jaman kuliah, ada seorang teman yang selalu menuliskan catatan harian sebelum beranjak tidur. Saya menduga dia menemukan dunianya dalam menuliskan pengalaman-pengalaman hidupnya pada setiap lembar kertas buku hariannya. Riuh tawa penghuni asrama yang dipenuhi  enam kepala per kamar  seperti tidak mengganggu kekhusukannya terbang memasuki dunia menulisnya.   Konsisten mungkin kata yang tepat  untuk menjelaskan kegiatan menulis teman saya tadi.</p>
<p>Konsistensi  sangat diperlukan untuk meningkatkan tingkat kemahiran kita dalam suatu bidang.  Dalam bukunya Outliers , Malcolm Gladwell mengemukakan kaidah 10.000 jam. Kaidah ini diambil dari penelitian tentang keberhasilan para genius seperti Mozart, The Beattles dan Bill Gates yang melewati latihan 10.000 jam sebelum akhirnya mereka menjadi ahli di bidangnya. Kaidah 10.000 menyatakan bahwa untuk menjadi ahli dalam bidang apa pun seseorang harus melewati latihan minimal 10.000 jam. Kira-kira jika kita meluangkan waktu untuk melatih diri di bidang apa pun yang kita geluti setidaknya 3 jam dalam sehari, maka kita bisa menjadi ahli dalam bidang tersebut dalam 10 tahun dari pertama kali kita menjalani latihan di bidang itu.</p>
<p>Semoga tulisan saya ini menjadi penggerak counter jam dalam memulai kegiatan menulis , <em>there&#8217;s always a first time for everything , </em>dan semoga bermanfaat untuk semua.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kwirawan.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kwirawan.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kwirawan.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kwirawan.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kwirawan.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kwirawan.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kwirawan.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kwirawan.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kwirawan.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kwirawan.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kwirawan.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kwirawan.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kwirawan.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kwirawan.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=37&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kwirawan.wordpress.com/2011/10/30/menulis-sebuah-counter-awal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b4a8790169d4b08db38800d15564b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kwirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bermain</title>
		<link>http://kwirawan.wordpress.com/2011/10/28/bermain/</link>
		<comments>http://kwirawan.wordpress.com/2011/10/28/bermain/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2011 18:08:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Komang Suta Wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zen of Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kwirawan.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Life is a game, play it. Hidup adalah sebuah panggung permainan yang besar dimana setiap orang menjadi pemain sesuai dengan bakat dan panggilan hidupnya. &#8220;Jangan serius-serius banget lah&#8221; kata teman yang sering mengingatkan saya. Kedengarannya sederhana tetapi nasehat sederhana seperti itu adalah hasil dari mendefinisikan ulang arti hidup sebagai arena bermain. Kita perlu kembali mencontoh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=26&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/10/test900.jpg"><img class="size-medium wp-image-28 aligncenter" title="Bermain" src="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/10/test900.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a>Life is a game, play it.</p>
<p>Hidup adalah sebuah panggung permainan yang besar dimana setiap orang menjadi pemain sesuai dengan bakat dan panggilan hidupnya. &#8220;Jangan serius-serius banget lah&#8221; kata teman yang sering mengingatkan saya. Kedengarannya sederhana tetapi nasehat sederhana seperti itu adalah hasil dari mendefinisikan ulang arti hidup sebagai arena bermain. Kita perlu kembali mencontoh cara bermain anak-anak yang selalu dilakukan dengan riang gembira dan tanpa beban.</p>
<p>Seringkali dalam dunia orang dewasa, permainan disederhanakan dalam dikotomi kalah dan menang saja. Akibatnya sebagian besar dari hidup orang dewasa  adalah hidup yang berkompetisi. Beberapa orang mengartikan untuk memenangkan kompetisi dengan selalu mempelajari sesuatu yang terbaru. Beberapa yang lain melakukan pembaharuan sistem untuk tetap berada di depan. Tidak bisa dipungkiri kompetisi memang menjadi pemacu peradaban manusia, tetapi ia juga bisa menjadi sumber keresahan dan kekerasan hidup yang baru. Banyak orang yang putus asa  berpacu dengan derap peradaban yang makin melesat dan banyak pula yang menghalalkan segala cara hanya untuk memenangkan sebuah permainan.</p>
<p>Dalam kondisi hidup yang penuh keresahan dan kehendak yang serba menghasilkan, perlu kita menengok ulang pentingnya manusia untuk bermain. Dalam bermain, sebuah permainan akan menjadi ruang untuk membawakan kualitas terbaik dari setiap pemain. Sebuah ruang merdeka kata seorang teman. Yang menang dan kalah akan bertemu dalam kerendahhatian, yang kalah akan menyalami yang menang dengan kebesaran hati dan akan melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitasnya untuk permainan berikutnya. Tak ada kehendak untuk memenangkan  setiap permainan dengan menghalalkan segala cara karena  dengan cara-cara seperti itu permainan akan kehilangan roh kegembiraannya.</p>
<p>Sadar bahwa manusia adalah mahluk yang bermain, beberapa orang mengajak kembali masyarakat untuk bermain. Salah satu contohnya adalah program Urban Play  <a href="http://www.youtube.com/watch?v=YHpxnZcvAzc">http://www.youtube.com/watch?v=YHpxnZcvAzc</a>  yang digagas oleh Irwan Ahmett. Beberapa pemerhati anak banyak yang membuat program bermain untuk anak-anak asongan yang kehilangan waktu bermainnya akibat kondisi ekonomi yang menjepit.</p>
<p>GM pernah dengan sangat baik menyitir puisi dari Rabindranath Tagore dalam sebuah renungannya tentang arti bermain :</p>
<p><em>&#8216;Di pantai dunia yang tanpa akhir, </em></p>
<p><em>Anak-anak bertemu, berseru dan menari. </em></p>
<p><em>Mereka bangun rumah dari pasir, </em></p>
<p><em>bermain dengan lokan kosong&#8217;</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kwirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kwirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kwirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kwirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kwirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kwirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kwirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kwirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kwirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kwirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kwirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kwirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kwirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kwirawan.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=26&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kwirawan.wordpress.com/2011/10/28/bermain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b4a8790169d4b08db38800d15564b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kwirawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/10/test900.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bermain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Life is Like A Box of Chocolate</title>
		<link>http://kwirawan.wordpress.com/2008/09/30/life-is-like-a-box-of-chocolate/</link>
		<comments>http://kwirawan.wordpress.com/2008/09/30/life-is-like-a-box-of-chocolate/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 15:37:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Komang Suta Wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zen of Life]]></category>
		<category><![CDATA[chocolate]]></category>
		<category><![CDATA[forest gump]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kwirawan.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Kadang ada waktu dimana kita melihat kembali jejak-jejak langkah hidup yang menghantarkan kita  sampai pada keberadaan kita saat ini. Dalam kontemplasi seperti itu, kadang kita menjadi heran dengan ajaibnya arus kehidupan.  Saya sekolah di kota kecil di Bali Utara, Singaraja.  Tamat SMA, teman-teman pada berangkat ke Denpasar untuk ikut bimbingan belajar UMPTN. Saya tinggal di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=15&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang ada waktu dimana kita melihat kembali jejak-jejak langkah hidup yang menghantarkan kita  sampai pada keberadaan kita saat ini. Dalam kontemplasi seperti itu, kadang kita menjadi heran dengan ajaibnya arus kehidupan.  Saya sekolah di kota kecil di Bali Utara, Singaraja.  Tamat SMA<a href="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/05/komang_ladakhfotoo.jpg"><img class="size-medium wp-image-20 alignleft" title="Komang" src="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/05/komang_ladakhfotoo.jpg?w=98&#038;h=210" alt="Komang Suta Wirawan" width="98" height="210" /></a>, teman-teman pada berangkat ke Denpasar untuk ikut bimbingan belajar UMPTN. Saya tinggal di Singaraja karena memang tidak ada biaya untuk ikut bimbingan belajar tapi berakhir dengan diterima di  3 universitas. Menikmati kuliah gratis di Bandung sebelum mulai bekerja di Bogor. Mengikuti internee programme di perusahaan pembuat satelit di Amerika. Menikah dengan cinta pertama saya. Dikaruniai dua malaikat cantik  dan serangkaian kejutan hidup lainnya.</p>
<p>Jadi teringat salah satu percakapan dalam film Forest Gump :</p>
<p>&#8221; My momma always said,  life was like a box of chocolates…you never know what you&#8217;re gonna get&#8221; -</p>
<p>Ya, hidup selalu penuh kejutan. Semoga kita semua bisa menikmati kejutan-kejutan hidup itu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kwirawan.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kwirawan.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kwirawan.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kwirawan.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kwirawan.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kwirawan.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kwirawan.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kwirawan.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kwirawan.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kwirawan.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kwirawan.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kwirawan.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kwirawan.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kwirawan.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=15&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kwirawan.wordpress.com/2008/09/30/life-is-like-a-box-of-chocolate/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b4a8790169d4b08db38800d15564b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kwirawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kwirawan.files.wordpress.com/2011/05/komang_ladakhfotoo.jpg?w=140" medium="image">
			<media:title type="html">Komang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Spelling Bee &#8211; arti sebuah kekalahan</title>
		<link>http://kwirawan.wordpress.com/2008/09/22/spelling-bee-arti-sebuah-kekalahan/</link>
		<comments>http://kwirawan.wordpress.com/2008/09/22/spelling-bee-arti-sebuah-kekalahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 14:27:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Komang Suta Wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zen of Life]]></category>
		<category><![CDATA[arti kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[chandra savitri]]></category>
		<category><![CDATA[diah apsari dewi]]></category>
		<category><![CDATA[EF]]></category>
		<category><![CDATA[kekalahan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenangan hakiki]]></category>
		<category><![CDATA[spelling bee]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kwirawan.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Hari Sabtu kemarin, 20 September 2008, saya mengantar dua anak saya ikut Spelling Bee Competition di English First (EF) Balikpapan. Spelling Bee ini adalah kompetisi biasanya untuk anak-anak dimana kontestan disuruh untuk mengeja huruf dari suatu kata. Anak kami Diah umur 6.5 tahun (kelas 2 SD) dan Chandra umur 7 tahun (kelas 3 SD). Dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=11&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hari Sabtu kemarin, 20 September 2008, saya mengantar dua anak saya ikut Spelling Bee Competition di English First (EF) Balikpapan. Spelling Bee ini adalah kompetisi biasanya untuk anak-anak dimana kontestan disuruh untuk mengeja huruf dari suatu kata. Anak kami Diah umur 6.5 tahun (kelas 2 SD) dan Chandra umur 7 tahun (kelas 3 SD). <span lang="FI">Dalam kompetisi ini mereka masuk dalam satu group anak kelas 1 – 3 SD. Alhasil, keduanya masuk sampai babak semifinal sebelum dikalahkan oleh anak-anak dari International School yang tentunya menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar pelajaran di sekolahnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Si kecil Diah sempat menangis waktu kalah, dia memang agak sedikit perfeksionis dan menginginkan menang dalam tiap pertandingan. Kadang heran dimana dia mendapat sifat seperti itu karena kami di rumah tidak pernah menilai anak-anak dari nilai sekolah atau juara dari kompetisi. Kami sedikit menghiburnya dengan mengatakan bahwa dia sudah hebat karena berani tampil dan berani menjawab pertanyaan. Selanjutnya kami biarkan dia menenangkan dirinya sendiri, begitulah salah satu cara kami untuk mengasah mental mereka untuk berani menerima kekalahan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Beberapa saat kemudian Diah sudah mulai tersenyum dan semangat untuk berlatih agar bisa mengikuti kompetisi tahun depan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sebuah kompetisi pasti ada menang dan kalah. Tapi kemenangan yang lebih tinggi adalah ketika kita bisa menerima kekalahan atau tetap rendah hati dalam kemenangan. Anak saya sedang belajar arti dari sebuah kemenangan, mungkin pelajaran itu juga untuk kita – orang dewasa – karena seringkali kita belum mengerti arti kemenangan yang hakiki, sering tidak bisa menerima kekalahan atau keberhasilan orang lain dan bertindak tidak lebih dewasa dari anak SD dalam menyikapi kekalahan. Selamat mempelajari <span> </span>arti kemenangan yang hakiki.</span></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kwirawan.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kwirawan.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kwirawan.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kwirawan.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kwirawan.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kwirawan.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kwirawan.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kwirawan.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kwirawan.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kwirawan.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kwirawan.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kwirawan.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kwirawan.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kwirawan.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=11&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kwirawan.wordpress.com/2008/09/22/spelling-bee-arti-sebuah-kekalahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b4a8790169d4b08db38800d15564b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kwirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Your life is your choice</title>
		<link>http://kwirawan.wordpress.com/2008/09/07/your-life-is-your-choice/</link>
		<comments>http://kwirawan.wordpress.com/2008/09/07/your-life-is-your-choice/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 05:46:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Komang Suta Wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zen of Life]]></category>
		<category><![CDATA[aksi]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan]]></category>
		<category><![CDATA[pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[reaksi]]></category>
		<category><![CDATA[the 8th Habbit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kwirawan.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Antara rangsangan dan tanggapan terdapat sebuah ruang. Di ruang itu terdapat kebebasan dan kemampuan kita untuk memilih tanggapan kita. Dalam pilihan-pilihan kita terdapat perkembangan dan kebahagiaan kita.    (disadur dari The8thHabbit)<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=7&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Antara rangsangan dan tanggapan terdapat sebuah ruang. Di ruang itu terdapat kebebasan dan kemampuan kita untuk memilih tanggapan kita. Dalam pilihan-pilihan kita terdapat perkembangan dan kebahagiaan kita. </p>
<p> </p>
<p>(disadur dari The8thHabbit)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kwirawan.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kwirawan.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kwirawan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kwirawan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kwirawan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kwirawan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kwirawan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kwirawan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kwirawan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kwirawan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kwirawan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kwirawan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kwirawan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kwirawan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kwirawan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kwirawan.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kwirawan.wordpress.com&amp;blog=4735968&amp;post=7&amp;subd=kwirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kwirawan.wordpress.com/2008/09/07/your-life-is-your-choice/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b4a8790169d4b08db38800d15564b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kwirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
